Lomba Sate dan Pentas Seni Meriahkan Malam Idul Adha di Pondok Pesantren Darurrahmah YAPIDA
Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha, Pondok Pesantren Darurrahmah YAPIDA menyelenggarakan Lomba Sate Antar Kelas yang dipadukan dengan berbagai perlombaan seni. Kegiatan ini berlangsung meriah di depan Gedung Multi Karya Rahmah (GMKR) pada malam hari, mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh santri dengan penuh antusias.
Suasana malam Idul Adha di lingkungan pesantren dipenuhi semangat kebersamaan. Setiap kelas mempersiapkan hidangan sate terbaik dengan mengedepankan kekompakan, kreativitas, serta kerja sama tim. Di sisi lain, panggung perlombaan seni menjadi pusat perhatian dengan berbagai penampilan yang menghibur sekaligus mendidik.
Menumbuhkan Kreativitas dan Kekompakan Antar Santri
Lomba sate bukan sekadar kompetisi memasak, tetapi menjadi sarana bagi para santri untuk belajar bekerja sama, berbagi tugas, dan membangun kekompakan dalam satu tim. Mulai dari proses menyiapkan bahan, membakar sate, hingga menyajikan hasil masakan, seluruh anggota kelas berperan aktif demi memberikan penampilan terbaik.
Selain mempererat ukhuwah, kegiatan ini juga melatih rasa tanggung jawab, komunikasi, dan kepemimpinan antaranggota kelas dalam suasana yang penuh kehangatan.
Beragam Perlombaan Seni Meriahkan Acara
Secara bersamaan, panitia juga mengadakan berbagai perlombaan seni yang diikuti oleh para santri, di antaranya:
- Lomba Bedug
- Lomba Azan
- Lomba Lukis
- Berbagai penampilan seni lainnya
Setiap perlombaan menampilkan bakat dan kreativitas santri yang selama ini terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan pembinaan di Pondok Pesantren Darurrahmah YAPIDA.
Sorak sorai dan tepuk tangan dari para santri serta dewan guru menambah semarak suasana malam kebersamaan tersebut.
Dewan Guru Turut Mendampingi dan Menjadi Juri
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dewan guru beserta santri. Para wali kelas juga turut mendampingi dan memberikan semangat kepada anggota kelas masing-masing selama perlombaan berlangsung.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri sesuai bidang perlombaan.
Juri Lomba Sate:
- Ust. Rizaldi
- Ustadzah Mulayanah, M.H.I.
Juri Lomba Seni:
- Ust. Iwan Setiawan, S.Pd.
- Ust. Hamam
Dengan pengalaman dan penilaian yang profesional, para juri menilai berdasarkan aspek kreativitas, kekompakan, teknik, penampilan, hingga hasil akhir dari masing-masing perlombaan.
Ketua Yayasan Berikan Dukungan Langsung
Kegiatan semakin istimewa dengan hadirnya Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darurrahmah YAPIDA, Al-Ustadz Tb. Revy Sofyan Taufiq, M.H.I. yang secara langsung memberikan dukungan, motivasi, sekaligus melakukan kontrol terhadap jalannya seluruh rangkaian acara.
Beliau berkeliling menyaksikan setiap perlombaan, menyapa para santri, serta memberikan apresiasi atas semangat, kreativitas, dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta.
Kehadiran beliau menjadi motivasi tersendiri bagi para santri untuk terus menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.
Membangun Karakter Melalui Kegiatan Pesantren
Sebagai salah satu program pembinaan karakter, kegiatan Lomba Sate dan Pentas Seni menjadi bagian dari pendidikan di Pondok Pesantren Darurrahmah YAPIDA yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, dan kerja sama.
Melalui kegiatan seperti ini, para santri belajar bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari proses kebersamaan, saling menghargai, dan semangat untuk terus berkembang.
Semoga kegiatan ini menjadi momen yang berkesan bagi seluruh santri serta semakin mempererat ukhuwah di lingkungan Pondok Pesantren Darurrahmah YAPIDA. Dengan semangat Idul Adha, diharapkan seluruh santri dapat meneladani nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kembali ke arsip
Daftar Berita & Artikel